Perceraian Bukanlah Akhir

Perceraian Bukanlah Akhir

Perceraian adalah waktu untuk perubahan. Hal itu benar-benar batu fondasi kehidupan kebanyakan orang. Ketika hati kita hancur atau impian kita direnggut dari kita, itu adalah waktu untuk perkembangan dan perubahan. Mereka yang bercerai belum tentu yang paling tidak bahagia, sekedar mereka yang percaya bahwa kesengsaraan mereka disebabkan oleh seseorang


Gelombang Rasa dalam Badai Perceraian

Gelombang Rasa dalam Badai Perceraian

Banyak orang menemukan bahwa kemarahan, kesedihan, dan kecemasan yang berkaitan dengan perceraian mereka dapat mengganggu kemampuan mereka untuk menikmati masa kini.  Ketika Anda membawa perasaan-perasaan negatif ini ke dalam situasi yang tidak ada hubungannya dengan perceraian, itu bisa terlihat seperti beban emosional yang membebani Anda.  Jumlah bagasi yang dibawa setiap orang tergantung pada berbagai faktor, seperti bagaimana…

Memaknai Badai Perceraian ( Part 2)

Memaknai Badai Perceraian ( Part 2)

Perceraian yang dialami seseorang seringkali menimbulkan dampak negatif bagi pasangan yang mengalaminya, maupun keluarga yang terlibat. Namun tidak sedikit pula perceraian yang justru menghadirkan kebahagiaan pada pihak yang mengalaminya. Tentunya hal ini terjadi melalui proses tertentu.  Perceraian menjadi permasalahan perlu diperhatikan di tingkat daerah maupun tingkat nasional. Banyak keluarga yang terkena permasalahan cerai. Akibat yang…

Memaknai Badai Perceraian

Memaknai Badai Perceraian

Part I Pernikahan & perceraian merupakan ibarat 2 sisi mata uang. apabila terdapat insiden pernikahan padasuatu tempat, bisa dipastikan bahwa pada sana masih ada jua perkara perceraian. Hal ini langaran perceraian atau perpisahan resmi suami isteri hanya akan terjadi bila pernah dilangsungkan suatu pernikahan. Meskipun tidak seluruh orang yg menikah ingin bercerai, tetapi perkara perceraian seringkali terjadi.. Kemudian  timbul permasalahan, apa sebenarnya tujuan mereka mengajukan perceraian? Bukankah pasangan yg menikah itu buat mencari sakinah atau kebahagiaan? Ataukah mereka tidak menerima apa yg mereka impikan pada ikatan pernikahan? Berdasarkan penelitian Kustini & Ida Rashidah, pada buku “Tren Cerai Gugat: Ketika perempuan  bersikap” mengungkapkan bahwa kenyataan tingginya nomor perceraian sebagaimana tadi pada atas terjadi lantaran beberapa hal; Pertama, karena adanya pergeseran…